Skip to main content

Emak Memutar Otak

Hari ke-5 Cia belajar makan sendiri masih belum sepenuhnya berhasil. Cia masih minta disuapi setelah dipaksa mencoba beberapa suapan.

Kalau saya amati Cia sepertinya masih ada rasa cemburu dengan adiknya. Saya berdiskusi juga dengan ayah saya yang ikut mengamati perilaku Cia. Memang perhatian saya terasa lebih banyak untuk mengawasi Bee yang sedang senang sekali berjalan kemana-mana. Walaupun saya sudah berusaha adil dalam membagi perhatian mungkin tidak demikian yang dirasakannya. Hal ini memicu rengekan dan tangisannya, namun ketika ditanya Cia tidak menyatakan kecemburuannya.

Menurut ayah saya, cara saya memandirikan terlalu ekstrem mengingat kondisi psikologis Cia yang sedang beradaptasi. Beliau menyarankan untuk lebih memberikan kelonggaran pada Cia.

Maka dari itu untuk tetap memotivasinya makan sendiri saya mengajaknya makan sepiring dengan saya, dan menyuapinya jika meminta tetapi tetap dia harus mencoba makan sendiri. Saya mencoba meperbaiki bonding dengan Cia namun tetap mengajarkannya mandiri.

Emak masih memutar otak mengajarkan kemandirian Cia.

#level2
#day5
#tantangan10hari
#MelatihKemandirianAnak
#KuliahBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.