Skip to main content

Prestasi Kemandirian Cia

Beberapa hari terakhir saya sangat bahagia dengan perkembangan yang dialami Cia. Begitu besar capaiannya melebihi harapan saya.

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Cia mampu mencapai beberapa target sekaligus. Betapa prestasinya menggetarkan hati saya. Rasa syukur tak terkira saya rasakan saat ini.

Cia mampu mandi sendiri, makan sendiri, membuka kemasan makanan ringannya sendiri, bahkan cebok sendiri. Tentunya semua dilakukannya dengan pengawasan orang dewasa.

Cia yang sebelumnya selalu meminta saya membantunya dalam melakukan sesuatu sekarang mau mencoba melakukannya sendiri sebelum meminta bantuan. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan saya.

Langkah selanjutnya bagi pembelajaran kami adalah melatih kemandirian emosi kami berdua. Supaya saya bisa memiliki rentang emosi yang lebih panjang dan Cia bisa lebih menontrol tantrumnya.

#level2
#day16
#tantangan10hari
#MelatihKemandirianAnak
#KuliahBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.