Skip to main content

Kerja Bersama part 2

Melanjutkan proyek bersih-bersih kami, hari ini kegiatan kami adalah menyiram tanaman (karena sering terlupakan sampai tanahnya pecah-pecah. Huhu kasihan) dan membersihkan saluran air depan rumah.

Tugas emak adalah menyiapkan peralatan menyiram, kakak dan adik bertugas menyirami tanaman. Cia antusias sekali bermain air sambil ciprat-ciprat kemana-mana. Sedangkan Bee malah asik main batu. Hihi. Alhamdulillah tanaman di taman mini dapat menikmati kesegaran air setelah sekian lama.


Tugas emak lainnya adalah mencabuti rumput liar di taman dan membersihkan got yang sudah penuh dengan rontokan daun tanaman. Karena waktu yang sudah siang dan Bee mulai merengek akhirnya tugas tersebut ditunda hingga siang hari.

Saat semua bocil tertidur kesempatan bagi emak mencabuti rumput liar di taman. Hadiah yang didapat adalah tragedi tertusuknya jari emak oleh duri akar tanaman yang tajam. Hehehe. Rasanya lumayan juga sampai tulisan ini dibuat masih terasa nyut-nyutan, untung masih bisa mengetik dengan jempol. Hehe.

Pembersihan saluran air dilaksanakan sore hari. Cia membantu membersihkan cangkul dan pengki yang dipakai menggunakan selang air. Apapun alasannya asalkan berurusan dengan air mengalir rasanya Cia selalu ingin jadi yang terdepan. Hehe.

Saat membersihkan got Cia jijik melihat warna air dan kotorannya.

"Iiih, kok, item gitu warnanya, Bun."

"Iya, karen sudah bercampur sama segala macam, Kak."

"Eeeh...jangan ditaruh di taneman dong, Bun." Protesnya saat saya menuang bekas angkutan tanah ke tanaman.

"Ini malah bikin subur tanaman, Kak."

"Mana bisa, orang item kotor gitu."

Nah, ini pe-er emak mencari mitos atau fakta tentang air got yang menyuburkan tanaman beserta alasannya.

Sayang belum sempat mendokumentasikan hasil pembersihan got. Semoga hasil dokumentasi besok tidak mengubah makna. Hehehe.

#Day2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30