Melanjutkan proyek bersih-bersih kami, hari ini kegiatan kami adalah menyiram tanaman (karena sering terlupakan sampai tanahnya pecah-pecah. Huhu kasihan) dan membersihkan saluran air depan rumah.
Tugas emak adalah menyiapkan peralatan menyiram, kakak dan adik bertugas menyirami tanaman. Cia antusias sekali bermain air sambil ciprat-ciprat kemana-mana. Sedangkan Bee malah asik main batu. Hihi. Alhamdulillah tanaman di taman mini dapat menikmati kesegaran air setelah sekian lama.
Tugas emak lainnya adalah mencabuti rumput liar di taman dan membersihkan got yang sudah penuh dengan rontokan daun tanaman. Karena waktu yang sudah siang dan Bee mulai merengek akhirnya tugas tersebut ditunda hingga siang hari.
Saat semua bocil tertidur kesempatan bagi emak mencabuti rumput liar di taman. Hadiah yang didapat adalah tragedi tertusuknya jari emak oleh duri akar tanaman yang tajam. Hehehe. Rasanya lumayan juga sampai tulisan ini dibuat masih terasa nyut-nyutan, untung masih bisa mengetik dengan jempol. Hehe.
Pembersihan saluran air dilaksanakan sore hari. Cia membantu membersihkan cangkul dan pengki yang dipakai menggunakan selang air. Apapun alasannya asalkan berurusan dengan air mengalir rasanya Cia selalu ingin jadi yang terdepan. Hehe.
Saat membersihkan got Cia jijik melihat warna air dan kotorannya.
"Iiih, kok, item gitu warnanya, Bun."
"Iya, karen sudah bercampur sama segala macam, Kak."
"Eeeh...jangan ditaruh di taneman dong, Bun." Protesnya saat saya menuang bekas angkutan tanah ke tanaman.
"Ini malah bikin subur tanaman, Kak."
"Mana bisa, orang item kotor gitu."
Nah, ini pe-er emak mencari mitos atau fakta tentang air got yang menyuburkan tanaman beserta alasannya.
Sayang belum sempat mendokumentasikan hasil pembersihan got. Semoga hasil dokumentasi besok tidak mengubah makna. Hehehe.
#Day2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Tugas emak adalah menyiapkan peralatan menyiram, kakak dan adik bertugas menyirami tanaman. Cia antusias sekali bermain air sambil ciprat-ciprat kemana-mana. Sedangkan Bee malah asik main batu. Hihi. Alhamdulillah tanaman di taman mini dapat menikmati kesegaran air setelah sekian lama.
Tugas emak lainnya adalah mencabuti rumput liar di taman dan membersihkan got yang sudah penuh dengan rontokan daun tanaman. Karena waktu yang sudah siang dan Bee mulai merengek akhirnya tugas tersebut ditunda hingga siang hari.
Saat semua bocil tertidur kesempatan bagi emak mencabuti rumput liar di taman. Hadiah yang didapat adalah tragedi tertusuknya jari emak oleh duri akar tanaman yang tajam. Hehehe. Rasanya lumayan juga sampai tulisan ini dibuat masih terasa nyut-nyutan, untung masih bisa mengetik dengan jempol. Hehe.
Pembersihan saluran air dilaksanakan sore hari. Cia membantu membersihkan cangkul dan pengki yang dipakai menggunakan selang air. Apapun alasannya asalkan berurusan dengan air mengalir rasanya Cia selalu ingin jadi yang terdepan. Hehe.
Saat membersihkan got Cia jijik melihat warna air dan kotorannya.
"Iiih, kok, item gitu warnanya, Bun."
"Iya, karen sudah bercampur sama segala macam, Kak."
"Eeeh...jangan ditaruh di taneman dong, Bun." Protesnya saat saya menuang bekas angkutan tanah ke tanaman.
"Ini malah bikin subur tanaman, Kak."
"Mana bisa, orang item kotor gitu."
Nah, ini pe-er emak mencari mitos atau fakta tentang air got yang menyuburkan tanaman beserta alasannya.
Sayang belum sempat mendokumentasikan hasil pembersihan got. Semoga hasil dokumentasi besok tidak mengubah makna. Hehehe.
#Day2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Comments
Post a Comment