Skip to main content

Adab yang Utama

Long time no see... Habis libur panjang baru nengok lagi ruang corat coret emak. Hehehe.

Kali ini mengingat kembali untuk selalu mengedepankan adab sebelum kita menuntut ilmu. Adab menuntut ilmu sangat penting untuk dilaksanakan terlebih dahulu supaya kita mendapat keberkahan dari ilmu yang akan kita pelajari. Sebagai seorang murid sudah seyogyanya kita bersungguh-sungguh dalam belajar. Bukan hanya untuk mencapai kesempurnaan penerimaan ilmu, kesungguhan akan menggerakkan ridho guru yang telah menyampaikan ilmu kepada kita. Ridho guru tentunya menjadikan ilmu kita semakin berkah dan bermanfaat. 

Agar ilmu yang telah kita dapatkan senantiasa dilimpahi keberkahan, ilmu tersebut harus diamalkan dengan kesungguhan pula. Pengamalan ilmu menjadikan seorang murid semakin berkembang dan bermanfaat.

Perlu diingat juga untuk selalu menjaga adab kepada guru dan berbagai sumber ilmu. Selalu menghormati dan menghargai guru dan berbagai sumber ilmu.

Keberkahan ilmu yang didapat seorang murid dimulai dengan kemampuannya menjaga adab dalam menuntut ilmu.

#KelasBunsayBogor2
#IIP
#CoC1

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.