Skip to main content

Senang Membaca

Buah pohon literasi kami bertambah, alhamdulillah. Pagi hari sehabis mandi kakak langsung mengambil majalahnya. Majalah lama tentang ratu salju, tapi kembali dibukanya. Cia membaca ceritanya sendiri melalui gambar lalu menceritakannya pada saya dan adiknya. Dilanjut mengerjakan puzzle maze dan aneka permainan di dalam majalahnya bersama adiknya.

Malamnya, sebelum tidur Cia mengambil buku favoritnya yang berjudul "Hmmmm"  yang menggambarkan ekspresi perasaan. Buku yang interaktif disertai dengan fitur raba-rasa membuat anak-anak tertarik membaca. Bee pun senang ketika dibacakan buku tersebut. Anak-anak senang menirukan ekspresi wajah karakternya dan meraba-raba halaman interaktifnya.

Pilihan buku Bee jatuh pada pengenalan warna bersama Finding Nemo. Buku tersebut menarik perhatian Bee karena sangat sederhana dan bergambar ikan. Cia pun senang karena telah mengenali warnanya, Cia mampu menebak kata-kata dalam buku setelah mengejanya.

Semakin banyak buahnya

Buku bacaan hari ini
Alhamdulillah semoga semakin lebat buahnya. Semakin banyak pelajaran yang kami dapatkan.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeImustChangeFirst

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.