Skip to main content

Bukan Harganya tapi Isinya

Buku-buku koleksi anak-anak kebanyakan didapat dari obral buku dan bazar buku murah. Tapi tidak mengurangi kesenangan anak-anak saat membaca. Ketika jalan-jalan dan menemui obralan buku, wah senang sekali rasanya. Kami langsung menggali di tumpukan buku mencari buku yang bagus dengan kondisi yang masih baik. Tak jarang kami menemukan buku dengan harga lima belas ribu, sepuluh ribu, bahkan hanya lima ribu rupiah yang masih baik kondisinya dan sangat sesuai isinya untuk anak-anak.

Buku yang kami baca malam ini pun demikian. Meski hanya lima belas ribu namun satu buku memiliki dua buah cerita dengan halaman yang unik. Satu cerita dari sisi satu dan cerita lainnya dari sisi baliknya. Buku tersebut juga berisi pengajaran kosa kata bahasa Inggris, meski belum sepenuhnya digunakan tapi ceritanya sudah membuat anak-anak tertarik. Sebelum tidur anak-anak siap mendengarkan saya membacakan kedua buah cerita dan langsung terlelap begitu cerita selesai.

Buahnya mulai lebat

Sudah merambah sisi lain dari pohon

Buku unik dua sisi

Hanya lima belas ribu rupiah
Anak-anak tidak menanyakan harganya, tetapi seberapa mmenarik buku yang akan dibacanya. 

#GameLevel5
#Tantangan10Hari 
#KuliahBunsayIIP 
#ForThingstoChangeImustChangeFirst

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.