Skip to main content

Bukan Malam Spesial

Pohon yang masih belum berbuah biru
Kegiatan baca hari ini seperti biasa, sesuai jadwal hari rabu adalah belajar mengaji. Cia belajar membaca iqro sampai huruf syin. Selesai mengaji masih minta dibacakan bobo meski mata sudah sangat mengantuk. Saya yang juga kliyengan karena kurang tidur malam sebelumnya ingin melewati membaca, tetapi Cia memaksa untuk dibacakan. Maka saya membacakannya satu cerita tentang Bobo yang sedang membuat boneka salju. Meski mengantuk ternyata Cia masih sangat fokus pada jalan cerita, terbukti ketika ditanya kembali beberapa kejadian dalam cerita Cia mampu menjawab dengan tepat.

Siang hari tadi Bee tertarik untuk membaca, atau lebih tepatnya melihat gambar buku Panda. Sudah lama Bee senang dengan buku tersebut, tapi karena motorik halusnya yang masih berkembang beberapa bagian buku tersebut robek olehnya. Semalam, setelah berhasil saya selamatkan buku tersebut saya letakkan kembali ke rak yang kemudian ditemukannya. Bee membolak-balik halamannya sambil saya ceritakan isinya. Walau tidak utuh tapi Bee menyukai Panda.

Buku kesukaan Bee
#GameLevel5
#Tantangan10Hari 
#KuliahBunsayIIP 
#ForThingstoChangeImustChangeFirst

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.