Skip to main content

Buku dari Cerita Film

Salah satu cara kami mengenalkan buku ke anak-anak adalah dengan membeli buku dari karakter kartun yang disenanginya. Cara ini terbukti memberi kesan pada Cia. Waktu itu pertama kali bagi Cia melihat film di bioskop. Walaupun baru setengah cerita dia sudah tidur, hehehe, tetapi pengalaman ini membawa kesan yang mendalam baginya. Sebelum nonton kami telah ke toko buku dan membeli buku dari film tersebut. Nah, begitu nonton Cia langsung menghubungkan antara film dam buku membuatnya semakin antusias. Sampai di rumah Cia langsung membuka-buka bukunya dan meminta dibacakan. Beberapa waktu kemudian dia menceritakan kesannya waktu nonton film sambil membawa bukunya.

Tadi malam, waktu memilih bacaan sebelum tidur anak-anak saya menemukannya kembali. Rupanya Cia masih teringat kesannya pada film yang dulu pernah ditontonnya. Bee pun senang dengan buku tersebut karena penuh dengan karakter ikan. Saat dibacakan Bee sibuk menunjuk-nunjuk gambarnya sambil berteriak heboh. Hihihi. Buku bilingual ini mengenalkan warna-warna melalui jenis-jenis hewan laut.

Buku dari film Finding Dory

Buahnya sudah merambah sisi lainnya

Tapi mana warna birunya yaaa 😥😬

#GameLevel5
#Tantangan10Hari 
#KuliahBunsayIIP 
#ForThingstoChangeImustChangeFirst

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.