Skip to main content

Belajar Berfoto

Beberapa kali kami mengamati bahwa Cia senang dengan modeling baik peragaan busana maupun fotografi. Berangkat dari ketertarikan tersebut dan memanfaatkan fasilitas yang ada kami berkeliling mencari lokasi pengambilan foto yang menarik. Beberapa kali kami mengambil foto di spot sekitar tempat tinggal. Lalu, ayah mencoba mencari studio foto kreatif yang dekat dengan tempat tinggal kami.

Sampai di studio awalnya Cia malu-malu untuk berpose. Setelah merasa nyaman, Cia lebih menikmati dan mengikuti arahan untuk berfoto. Mencoba berbagai pose, studio, dan baju. Cia tampak nyaman dengan suasanya pemotretan karena mungkin tidak adanya orang lain. Cia mencoba berbagai properti dan lokasi. Yang paling menarik perhatiannya adalah telepon kuno dan keranjang piknik dari rotan. 

Namun setelah satu setengah jam Cia mulai bosan dan meminta pulang. Segera kami selesaikan sesi pemotretan kali ini dan bersiap pulang. Ketika di tanya senang apa tidak berfoto di studio, Cia menjawab senang. 

Wah, kapan-kapan boleh coba lagi, ya. Semoga menemukan studio yang lebih dekat lagi. 


#Tantangan10Hari 
#Level7 
#KuliahBunsayIIP 
#BintangKeluarga 

Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30