Skip to main content

"Membayar" untuk Pensil Hello Kitty

Kemampuan bernegosiasi Cia semakin hari semakin meningkat. Dia pandai sekali mencari celah untuk mendapatkan keinginannya. Permintaan di luar kesepakatan biasanya muncul ketika kami sedang berkunjung ke kerabat atau sedang rekreasi. Barang-barang permintaannya juga sesuatu yang jarang sekali kami dapati di kehidupan sehari-hari. Hal ini biasanya membuat emak bertekuk lutut, hingga mengabulkan permintaannya. Setelah berhasil meluluhlantakkan pertahanan emaknya tempo hari, giliran emak membuat kesepakatan dengannya untuk "membayar" pensil yang telah dibelinya.

Cia membayar pensil dengan makan sendiri sehari sekali selama di rumah budhe. Karena selama di rumah budhe ini dia selalu minta disuapi, kali ini dia malah berinisiatif untuk makan sendiri. Jika sampai kami pulang kembali Cia mau makan sekali sehari selama di rumah budhe, maka "hutang"nya dianggap lunas dan tabungan yang telah terkumpul aman di rumah. 

Tugas selanjutnya adalah memberikan pengertian bahwa keinginannya yang terkabul tersebut tak lain dan tak bukan adalah hasil campur tangan Alloh Sang Pemilik segala sesuatu, untuk menumbuhkan rasa syukur pada diri anak-anak.

Ternyata anak-anak sangat pandai membaca situasi. Mereka selalu mampu mendapatkan celah dari kesepakatan yang telah dibuat untuk mendapatkan keinginannya. Di sinilah seni menjadi orang tua agar selalu belajar memperbaiki diri sendiri.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30