Skip to main content

Menahan Kinginan

Menabung sudah menjadi kebiasaan bagi Cia, namun yang lebih sulit adalah mengontrol keinginan untuk membelanjakannya. Tujuan tabungan Cia masih sering berubah-ubah sehingga saya masih kesulitan untuk mengajaknya fokus pada satu tujuan. 

Ketika melihat sebuah mainan yang menarik perhatiannya Cia biasanya langsung meminta mainan. Kadang kami masih bisa mengingatkan tentang tujuan kami ke suatu toko. Cara ini berhasil menahan keinginannya untuk membeli mainan tersebut. Namun saat di rumah dia akan terus membicarakan tentang mainan tersebut. 

Tabungan belum seberapa tapi keinginan sudah luar biasa banyaknya. Hehehe. 

Apalagi jika sedang berada di rumah budhenya, rasanya aturan yang kami sepakati banyak yang lepas. Sepertinya perlu penguatan dari emaknya sendiri untuk tetap konsisten di manapun berada. 

Saat kunjungan ke rumah budhenya kali ini Cia dua kali menggambar dan mewarnai maka kami memberinya "upah"  dengan mengabulkan permintaannya membeli es krim. 


#KuliahBunsayIIP 
#Tantangan10Hari 
#Level8 
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari 
#CerdasFinansial

Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30