Skip to main content

Kehabisan Cerita

Hal yang paling mengesankan ketika saya memulai bercerita adalah Cia langsung menghentikan segala aktivitasnya untuk mendekati saya dan mendengarkan cerita saya. Meski dia sedang berlompatan dia segera mengentikannya. Sebuah prestasi tersendiri bagi saya untuk memintanya duduk diam dalam lima menit, meski masih sering menginterupsi cerita saya untuk mendapatkan detail cerita dan tokohnya.

Keingintahuan Cia ini juga sukses membuat saya kelabakan. Setelah habis satu cerita Cia meminta cerita yang lain. Dan pasti menolak dengan cerita seadanya. Dia selalu menuntut cerita panjang dan detail dengan konflik yang jelas. Dia akan memprotes jika saya asal mengatang ceritanya.

Siang kemarin saat saya kehabisan cerita dan mengantuk Cia mengeluarkan jurus tantrumnya. Tapi saya ingatkan dia, jika tidak segera menguasai emosinya maka dia akan kehilangan kesempatannya untuk mendengar cerita lainnya.

Meski dengan kejengkelan luar biasa dia setuju untuk mengentikan sesi ceritanya karena bunda sedang sangat mengantuk sehingga kurang mendapatkan ide imajinasi.


#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.