Skip to main content

Siasat Membahagiakan Diri

Mewujudkan kebahagiaan seorang ibu ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan, ya, Mak? Begitu banyak yang harus ibu kerjakan hingga waktu untuk diri sendiri kadang terlewat.

Setelah pekan lalu belajar mengenal kebutuhan bahagia diri, sekarang saatnya mengidentifikasi cara-cara untuk mencapai kebahagiaan tersebut. Saatnya emak memperbanyak jam terbang dan ilmu-ilmu penunjang kebahagiaannya. Hmmm, mari coba kita identifikasi satu per satu.

Untuk memudahkan belajar emak melanjutkan peta konsep pekan lalu. Peta tersebut dapat di akses di link ini bagan Pola Belajar.

Setelah memetakan pola keterampilan yang dibutuhkan ternyata ada dua keterampilan yang penting dan mendesak untuk dikuasai. Keterampilan pertama adalah manajemen waktu. Jujur saya termasuk manajer waktu yang kurang baik. Kurangnya konsistensi dalam penerapan kandang waktu membuat beberapa tugas harus keteteran kadang sampai terbengkalai. Manajemen waktu ini juga berhubungan dengan keterampilan yang kedua, yaitu cekatan dalam mengerjakan tugas domestik. Diharapkan dengan semakin baiknya emak belajar mengelola waktu, pekerjaan domestik dapat terselesaikan dengan baik.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuorofesional


Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.