Skip to main content

Menatap Masa Depan

Pekan ini terasa seru dan menyenangkan dengan melihat setiap perkembangan yang dilalui setiap harinya. Menambah semangat dan jam terbang. Pekan ini saya merasakan percepatan yang luar biasa. Membawa kebahagiaan tersendiri bagi saya. Semoga dirasakan juga oleh orang-orang sekitar. Menurut suami beliau merasa terbantu. Alhamdulillah.

Bagaimana perkembangan yang saya alami? Gambarannya kurang lebih seperti ini:


Jumat, 26 Juni 2020
Sukses apa hari ini?
Saya sukes melawan rasa malas. Awalnya akan tidak mengerjakan tugas, karena terasa mengantuk ternyata mampu melawan dan menyelesaikan tugas harian ditambah membantu suami membuat kemasan barang dagangan.

Apa kunci sukses hari ini?
Kemauan kuat, disiplin, eat the frog. 

Pengen sukses apa esok hari?
Meski suami libur, tetap menyelesaikan tugas, bermain bersama anak-anak.

Sabtu, 27 Juni 2020
Sukses apa hari ini?
Cucian baju selesai, tetap membersihkan rumah, bermain bersama anak-anak, berhasil  beautifying myself. Plus membersihkan kamar mandi.

Apa kunci sukses hari ini?
Tekad, mengelola emosi dengan baik.

Pengen sukses apa esok hari?
Setrikaan selesai, buat cemilan untuk anak-anak, rumah terjaga kebersihannya.

Minggu, 28 Juni 2020
Sukses apa hari ini?
Sukses melaksanakan rencana hari kemarin. Berhasil membuatkan cemilan untuk anak-anak, membersihkan rumah meski kurang enak badan justru membuat badan lebih segar, dan berhasil mengolah bahan makanan dari kulkas sehingga batal membeli makanan dari luar.

Apa kunci sukses hari ini?
Determination, kemauan kuat untuk melakukan, disiplin, fight not flight.

Pengen sukses apa esok hari?
Setrikaan yang telah tertunda beres, cucian baju selesai, membuat tasyakuran 1th adek bayi.

Senin, 29 Juni 2020
Sukses apa hari ini?
Berhasil menyelesaikan setrikaan, Sukses menyiapkan tasyakuran 1th adek bayi, meski dengan drama (adek rewel, cucian yang tertunda hingga menjelang sore baru berhasil menjemur, dekorasi datang terlambat, kado yang bermasalah pengirimannya oleh penjual), malamnya berhasil lembur membersihkan rumah meski sampai pukul 10 malam.

Apa kunci sukses hari ini?
Determination, ojo kalah karo wegah.

Pengen sukses apa esok hari?
Kumpulkan jurnal segera maksimal pukul 22.00

Selasa, 30 Juni 2020
Sukses apa hari ini?
Jurnal dikerjakan 80%, tunggu finishing dan submit.

Apa kunci sukses hari ini?
Patuhi ritme yang ada, no srondolan. 

Pengen sukses apa esok hari?
Memulai lagi mengerjakan rak kardus.

Aliran rasa:
Sejauh ini, saya mengerjakan tugas-tugas dengan enjoy, sudah mulai easy dalam mengerjakan. Sungguh pengalaman luar biasa menjalani setiap proses pembelajaran di bunda cekatan hingga tahap ini. Saya yang termasuk perfectionist tapi tidak mampu mengelola waktu dengan baik sering uring-uringan dulu. Waktu belajar manajemen waktu mencoba menerima kenyataan dengan menurunkan standar, namun pada kenyataannya malah mendapatkan standar yang saya inginkan. Selama tahap bunda cekatan pada tahap ini saya merasa percepatan belajar saya lebih baik daripada tahap-tahap sebelumnya. Menemukan AHA moment sehingga mendapatkan ritme yang paling gue banget. Membawa aura semangat yang luar biasa. Hal ini saya dapatkan tak lepas dari dukungan mentor yang selalu sabar mendengarkan curahan hati dan selalu memberi semangat pada saya. Masya Alloh tabarokalloh.

Gambaran emosi sepanjang pekan ini:



Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.