Skip to main content

Evaluasi Perkembangan

Meninjau kembali kegiatan selama sepekan apakah sudah sesuai dengan target yang harus dikerjakan. Beberapa terselesaikan dengan baik, alhamdulillah. Masih ada tugas yang harus dikerjakan, sambil menunggu setoran video dari teman-teman untuk diolah, mengoptimalkan video jadi. Melawan diri sendiri, mematahkan rasa malas supaya video tutorial yang dihasilkan mampu menyampaikan informasi sesuai harapan. Sehingga memberikan manfaat bagi banyak hexagonia. 

Hal yang paling tak terduga adalah ketika konsul video ke editor professional. Perasaan was-was, deg-degan bakal mendengar ulasan video yang telah dibuat membuat saya beberapa kali menunda. Tapi ternyata setelah konsultasi pertama kali, responnya sangat kalem akhirnya justru konsultasi beberapa kali. Meminta pertimbangan dan masukan dari beliau. Yang bikin nano-nano rasanya adalah editornya suami sendiri. Hahahaha. Sungguh pembicaraan yang jauh berbeda dari pembicaraan kami yang biasa. Ternyata seru diskusi mengenai bidang yang selama ini beliau geluti tapi saya acuhkan. Hehehe. Awalnya yang saya tidak tertarik dengan pengeditan video, saat ini merupakan tantangan yang menyenangkan untuk saya. 


Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30