Skip to main content

Review 3

Berpasangan dengan mahasiswi yang berbeda lagi untuk review kali ini. Ketika berganti-ganti buddy review ini memiliki keunikan tersendiri. Satu sisi kami jadi saling mengenal mahasiswi dari berbagai regional. Namun, di sisi lainnya kesulitan mereview jurnal karena kurang memahami runutan dari awal. 


But it's okay, semua mahasiswi Kampus Ibu Pembaharu sangat keren. Masing-masing buddy yang saya temui sangat terbuka dan dengan baik hati memaparkan perjalanannya, begitupun beliau dengan senang hati memberikan insight baru kepada saya dan tim.


Kali ini saya berpasangan dengan mbak Dyah Widi Subekti dari regional Banyumas Raya. Jurnal beliau sangat menginspirasi, membentuk home team untuk menyelesaikan masalah anak-anak aqil-baligh. Anak-anak juga termasuk di dalam tim tersebut, jadi bukan menjadi objek pendidikan, melainkan subjek pendidikan. Mengajak anak untuk mencari akar masalah yang terjadi. Berikut review saya untuk jurnal mbak Dyah. 



1




Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.