Skip to main content

Aksi Tim

Pada tahap aksi tim ini, tim kami telah siap karena sudah merencanakan aksi sebelum adanya materi. Dengan adanya materi dari Bu Septi menambah amunisi pelasanaan aksi tim. Tim kami membuat sebuah kelas memasak dengan tema membuat shiny brownies. Beberapa persiapan sudah didiskusikan sehingga memudahkan kami untuk mengeksekusinya. 

Mengingat waktu yang tidak banyak, kami berusaha semaksimal mungkin menyiapkan semua keperluannya. Alhamdulillah semua bisa terhandle dengan sumber daya yang tersedia di tim. Berikut ini adalah aksi yang telah kami kerjakan.




Peserta antusias megikuti jalannya diskusi dan praktik. Ada yang sudah berhasil mendapatkan shiny pada brownies buatannya ada yang belum berhasil. Tapi lebih banyak peserta yang telah berhasil membuat brownies yang shiny dengan resep dan step-step yang diberikan oleh pemateri.

Yang menjadi bahan evaluasi kami adalah tidak semua peserta mempraktikkan resep yang telah diberikan, ada yang karena kesibukannya, ada juga yang karena peralatan yang tidak memadai, dan beberapa faktor lain. Hal ini menjadi pertimbangan kami selanjutnya dan sedang dibahas lebih lanjut dalam internal tim.

Berikut hasil rebake para peserta baking class yang telah kami laksanakan.




Comments

Popular posts from this blog

Hari 18, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 18 dan rencana hari ke - 19. Hasil hari ke - 18 Rapor hari ke - 18 Hanya satu pekerjaan yang tidak terlaksana, namun penting dan tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Melawan rasa malas memang tantangan yang perlu ditaklukkan. Rencana hari ke - 19

Hari 3, Tantangan 30 Hari

Lanjut hasil hari ke-3 dan rencana hari ke-4 Hasil pelaksanaan hari ke - 3 Catatan: Daftar pekerjaan yang terlalu banyak juga akan menjadi kendala pelaksanaannya. Meski capaian lebih dari hari sebelumnya, ketidaktuntasan pekerjaan membuat mood berubah menjadi tidak terlalu baik. Rencana hari ke - 4 Rencana hari ke - 4

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya.