Skip to main content

Memberikan Informasi Secara Singkat dan Jelas

Menginjakkan kaki di hari kelima, saya ingin mencoba menerapkan teknik Keep Information Short and
Simple (KISS) kepada si sulung dalam komunikasi kami. Rasanya belumlah sempurna latihan saya untuk berfokus pada solusi di setiap interaksi kami, namun saya akan mengembangkan kemampuan saya untuk selalu mencari solusi dalam setiap masalah yang terjadi sembari mempelajari teknik lainnya, yaitu keep information short and simple (KISS).


Teknik ini jelas menguji kesabaran saya. Ketika waktu untuk melakukan sesuatu tidak banyak dan dalam menjalankan kegiatan saya membutuhkan kerja sama dengan si sulung, jelas memberikan instruksi satu per satu terlihat tidak praktis. Namun hasil yang didapatkan malah akurat dan mengurangi ketegangan otot saya 😅😅.

Kebiasaan si kakak saat mandi adalah berendam sambil bermain. Ritual ini jelas membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jika saya membutuhkan bak yang dipakainya atau kami akan berangkat keluar, saya akan mulai mengomel. hehe (kebiasaan emak-emak) 😆. Saya akan melontarkan beberapa instruksi sekaligus dengan maksud supaya segera dikerjakan dan lekas selesai. Tapi ternyata, kakak malah berlama-lama dalam satu aktivitas saja. huhuhu 😅😅. Baru saya sadari mungkin pikirannya terlalu kewalahan dengan banyaknya kegiatan yang harus dia lakukan sampai membuatnya bingung harus berbuat apa.

Hari ini saya mencoba memberikan informasi satu per satu. Mulai saat mandi, saya minta dia segera melakukan ritualnya dan saya jelaskan bahwa saya membutuhkan baknya nanti maka dia tidak boleh terlalu lama berendam. Si kakak setuju untuk segera mandi jika saya memberitahunya kapan saya membutuhkan bak. Sambil mengerjakan pekerjaan lain saya tinggal mondar-mandir si kakak asik bermain air. Lalu, si baby bangun dan langsung saya mandikan. Saat itu saya berikan instruksi supaya dia segera mandi. Si kakak langsung menurut! Ini saya merasa kagum. 😍 Setelah selesai saya berikan instruksi selanjutnya yaitu memakai baju, ini pun berjalan mulus. Selesai grooming saya instruksikan untuk membereskan mainannya. Dan kakak sukses besar 😍😍😍😍

Ternyata buah dari kesabaran sangatlah manis. Anak senang ibu tidak tegang. hehehe. Tinggal konsistensi dan manajemen waktu saya untuk menjalankan teknik ini dalam kehidupan kami. Semoga kami istiqomah. Amiiin.

#level1
#day5
#tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30