Skip to main content

Menjadi Xtra Ordinary

 Memacu diri untuk menjadi lebih baik lagi, melakukan upaya yang lebih lagi untuk berjalannya project passion rasanya terdengar mudah. Namun kenyataanya saya kesulitan menjalankannya karena masih harus mengikuti pengajian untuk almarhum bapak mertua. Sebagai perantau saya dan suami tidak bisa memberikan penghormatan terakhit kepada beliau, maka kami mendoakan beliau sebanyak mungkin sebagai bentuk penghormatan kami. 


Saya berusaha untuk tetap mengikuti ritme kota dna cohouse, meski tertatih saya tidak mau tertinggal jauh. Saya berusaha hadir di alun-alun kota, meski sinyal dan badan kurang bersahabat hingga harus mengulang melihat rekaman di hari berikutnya. 


Tanggal 17 Desember yang saya lakukan adalah memahami kembali materi yang disampaikan oleh Founding Mother. Malam harinya mencoba mengikuti jalannya diskusi cohouse yang ternyata tidak bisa menyimak dengan baik karena harus membelah diri lagi. Harus memanjat tingginya diskusi esok harinya.  


Tanggal 18 Desember belajar dari percakapan teman-teman sebelumnya di cohouse. Disambi dengan mengerjakan persiapan pengajian, ternyata tidak maksimal juga. 


Rasanya ingin memacu diri supaya berkontribusi lebih lagi ke cohouse ternyate belum mampu. Kesimpulan di xtra ordinary ini sangat tidak memuaskan. Semoga ketika situasi sudah memadai lebih mampu memacu diri lebih baik lagi. 


Comments

Popular posts from this blog

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...

Alhamdulillah Mainan Baru

Kedatangan paket mainan impian Cia menjadi pintu masuk yang baik bagi saya menjelaskan tentang pemilik rezeki. Saya jelaskan bahwa ketika dulu dia meminta mainan dan saya minta untuk bersabar, berdoa, dan menabung saat ini sudah dapat terwujud. "Nah, Kak. Ini jawaban do'a Kak Cia waktu itu. Makanya sekarang kalau kepingin apa-apa berdo'alah sama Alloh. Minta sama Alloh." "Iya, bunda. Mamangnya ini yang bikin Alloh? " Hahaha, jawaban yang tak terduga lagi. Saya sedikit gelagapan menjelaskannya. Tapi saya mulai jelaskan bahwa mainan tersebut dibeli dengan rezeki yang berupa uang. Bahwa ayah dan ibunya perlu bekerja dan menyisihkan uang untuk membeli mainan. Dan yang menjamin kelancaran rezeki adalah Tuhan, maka sudah sepantasnya kita meminta segala sesuatu kepada Tuhan. "Nah, ini salah satunya, Alloh lancarkan rezeki ayah bunda, jadi bunda uang lebih jadi bisa belikan mainan kakak." "Kalau setan bagaimana?" Pertanyaan yang khas ...

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30