Skip to main content

Konfrensi Ibu Pembaharu

Konfrensinya ibu-ibu itu ngapain, sih? Ibu-ibu aja ngapain bikin konfrensi segala?


Heeey, para ibu juga memiliki pemikiran luar biasa, ya! Bayangkan betapa hebatnya seorang ibu itu, harus menguasai berbagai bidang keilmuan yang belum tentu dipelajarinya dulu waktu masih menjadi siswa atau mahasiswa.


Jadi, kalau konfrensi diadakan ibu-ibu itu sudah pasti hebat, lho! Intip aja di sini.


Meski dalam masa pandemi tidak menghalangi terlaksananya konfrensi virtual yang keren banget. Selain keren juga bertabur hadiah tanpa ongkos pengiriman. Karena hadiah bisa langsung diunduh dari setiap booth yang kita kunjungi. Penasaran konfrensi virtual itu seperti apa? 


Ini contoh tampilan hallnya. Banyak booth yang bisa diintipin dan hadiah yang bisa dicomotin di setiap booth. Keren, kan! 



Comments

Popular posts from this blog

Hari 29, Tantangan 30 Hari

Hasil pelaksanaan hari ke - 29 dan rencana hari ke - 30. Hasil hari ke - 29 Rapor hari ke - 29 Rencana hari ke - 30

Mana yang Lebih Panjang?

Saat bermain dengan mainan Tayo tiba-tiba Cia nyeletuk, "Kok, Rogi yang lebih panjang, Bun? Harusnya Ghani yang lebih panjang." Ternyata tempat meletakkannya saja yang tidak pas. Saya meminta Cia untuk meletakkan bisnya berjajar lalu dia menyadari kesalahan peletakan bisnya. "Oh, iya ternyata yang panjangnya sama, ya, Bun. Tayo, Rogi, Ghani sama yang beda Lani aja. Ini lebih panjang dari Lani." "Berarti Lani itu lebih...." "Lebih kecil." "Lebih pen.... " "Pendek." "Trus tadi kenapa kok Gani keliatan lebih pendek, ya, Kak?" "Karena ini, lho vcdnya kemunduran, jadi Ghaninya lebih pendek." "Betul, pinter Kakak." Sambil bermain anak-anak belajar membedakan ukuran panjang beberapa benda. Walaupun tidak sempat diukur karena terlalu asyik bermain namun kami telah mendapatkan hikmah dari mainan. #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Setiap Anak Terlahir Kreatif

Anak-anak terlahir ke dunia ini dengan berbagai macam potensi yang telah disematkan kepadanya oleh Sang Pemberi Kehidupan. Salah satunya kreativitas. Betapa Tuhan telah menganugerahi anak-anak kita kreativitas tiada batas. Hanya kadang kita sebagai orang tua salah membaca petunjuk Sang Pencipta akan kreativitas yang sedang dilakukan anak-anak. Sering kali kita membaca anak yang tidak bisa diam adalah anak yang hiperaktif, anak nakal dan beberapa label yang sengaja atau tidak kita sematkan pada anak-anak. Padahal semua label tersebut sering kali muncul hanya karena kita belum mampu membaca dengan benar arti dari setiap tingkah laku anak-anak kita. Tak jarang kita memarahi mereka akan kreativitas yang sedang mereka lakukan. (Hiks. Ini juga saya masih sering khilaf). Tapi jika kita mencoba untuk meluaskan sudut pandang kita, mencoba menarik diri lebih jauh untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas akan arti tingkah laku anak-anak kita, kita akan menyadari bahwa setiap anak itu unik....