Skip to main content

Posts

ApresiAksi

Tahapan di mana kami mengevaluasi kembali aksi yang telah kami kerjakan. Meninjau kembali aksi yang telah kami laksanakan dari berbagai bentuk pertimbangan. Analisa Dampak Dampak langsung aksi kelas baking kami dirasakan oleh ibu pembelajar usia 20 - 40 tahun, dan menurut peserta kelas yang kami adakan memberikan manfaat.  Dampak tak langsung kami amati dengan meningkatnya awareness atas akun IG Optimoms berdasarkan grafik jangkauan akun oleh instagram. Jangkauan akun Optimoms meningkat menjadi 71 orang dengan total interaksi 21. Tahapan ini menjadi ruang untuk memperbaiki aksi kami. Target jumlah peserta kami adalah 50 orang untuk kelas baking yang kami adakan. Kuota ini terpenuhi dengan jumlah peserta yang melakukan rebake kurang dari 20 orang. Hal ini menjadi evaluasi kami bahwa diperlukan motivasi lebih untuk mendorong peserta menjalankan tantangan yang diberikan.  Dilihat dari sudut pandang penerima manfaat yang kami terima melalui form umpan balik, kelas kami dirasakan ...

Review 6

Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Nurnaningsih dari IP Solo Ray untuk review jurnal. Kami sama-sama menyelesaikan masalah ekonomi. Sempat mengalami miss komunikasi karena saya salah input data regional dan ternyata kurang input nomor ponsel sehingga tidak bisa dihubungi. Mbak Nurna tidak bisa menjangkau saya, dan saya baru bisa menghubungi beliau lepas mengerjakan kongres Ibu Pembaharu. Setelah ngobrol dengan mbak Nurna berikut review saya. 

Aksi Tim

Pada tahap aksi tim ini, tim kami telah siap karena sudah merencanakan aksi sebelum adanya materi. Dengan adanya materi dari Bu Septi menambah amunisi pelasanaan aksi tim. Tim kami membuat sebuah kelas memasak dengan tema membuat shiny brownies. Beberapa persiapan sudah didiskusikan sehingga memudahkan kami untuk mengeksekusinya.  Mengingat waktu yang tidak banyak, kami berusaha semaksimal mungkin menyiapkan semua keperluannya. Alhamdulillah semua bisa terhandle dengan sumber daya yang tersedia di tim. Berikut ini adalah aksi yang telah kami kerjakan. Peserta antusias megikuti jalannya diskusi dan praktik. Ada yang sudah berhasil mendapatkan shiny pada brownies buatannya ada yang belum berhasil. Tapi lebih banyak peserta yang telah berhasil membuat brownies yang shiny dengan resep dan step-step yang diberikan oleh pemateri. Yang menjadi bahan evaluasi kami adalah tidak semua peserta mempraktikkan resep yang telah diberikan, ada yang karena kesibukannya, ada juga yang karena peralat...

Review 5

Buddy review saya kali ini, Mbak Exmi Gustriana Sari dari IP Suramadu, sangat asyik diajak berdiskusi. Diskusi berlangsung lancar dan mengalir begitu saja. Saling sharing pengalaman yang dirasakan pada tim masing-masing mampu mencairkan suasana dengan asyik.  Tim Mbak Exmi ini menggeluti bidang ketidakpercayaan diri. Timnya terdiri dari 7 orang dengan komposisi 6 orang mahasiswi Kampus Ibu Pembaharu, dan 1 orang non-mahasiswi namun masih member Ibu Profesional.  Dari hasil sharing bersama Mbak Exmi, berikut review saya.  Semoga dimudahkan urusan Mbak Exmi beserta tim sehingga mampu menebarkan manfaat untuk banyak orang. 

Identifikasi Aksi untuk Menjadi Solusi

Setelah menyusun berbagai rencana dan strategi kini saatnya melaksanakan rencana yang telah disusun.  Pada materi ini saya mulai merasa berat dalam mengikuti ritme perkuliahan di kampus Ibu Pembaharu. Beberapa kali mendengar dan membaca ulang materi masih belum bisa jelas di pikiran saya.  Ditambah dengan beberapa kali gawai mengalami hambatan menyebabkan tidak bisa mengikuti diskusi dalam tim. Hanya menerima pendelegasian tugas dari ketua tim dan membaca resume diskusi yang dikirimkan oleh ketua tim.  Setelah gawai kembali berfungsi dengan baik mencoba mengejar dengan bertanya kembali di grup.  Berikut ini perencanaan aksi tim kami sementara ini.  Update:  website kami telah terpublish  Di sini Tugas berikutnya adalah merapikan susunan website agar lebih komunikatif.  Meski akhirnya saya bisa mengumpulkan jurnal tetapi untuk perkuliahan ini terasa kurang membahagiakan. Menurut saya ada beberapa faktor penyebabnya. Pertama saya kurang fokus dengan...

Review 4

Review kali ini saya berpasangan dengan Mbak Sinardi. Beliau berfokus untuk mencapai sustainable living bagi keluarga.  Dalam milestone yang di jabarkan terlihat akan terbentuk sebuah ekosistem yang baik bagi keluarga dengan frekuensi yang sama.  Berikut review saya untuk jurnal Mbak Sinardi. 

Tujuan yang SMART

     Menetapkan tujuan yang SMART tim kami dimulai dengan meninjau kembali sumber daya yang kami miliki. Kami memetakan kembali kekuatan dan potensi masing-masing anggota tim.       Langkah selanjutnya adalah mencari irisan tujuan dari masing-masing anggota tim. Pada diskusi sebelumnya kami telah menemukan irisan masalah yang sama, sehingga merumuskan tujuan ini mengacu pada permasalahan yang ingin kami selesaikan.       Kami memecah tujuan tersebut menjadi dua milestone. Pada setiap milestones kami berencana melakukan evaluasi pencapaian kami. Jika tujuan kami tercapai dalam dua milestones kami akan menetapkan arah tujuan kami berikutnya.      Berikut resume hasil diskusi kami tentang tujuan tim, golden rules dan exit procedures yang telah kami sepakati. Proyek Optimasi Tertarget Menuju Branding Tim OPTIMOMS A. Sumber Daya Tim   B Tujuan Tim      Setelah melakukan optimasi tertarget selama 6 bulan...